RAISYA ALIA YUSARIN/25(X IPS2)
PENILAIAN dan KETERAMPILAN NILAI MUTLAK, SPLTV,SPLDV
NAMA: RAISYA ALIA YUSARIN/25
KELAS: X IPS2
Senin,18 Oktober 2021
Dalam matematika, fungsi rasional adalah fungsi yang dapat didefinisikan dengan fraksi rasional dalam fraksi aljabar sehingga pembilang dan penyebutnya adalah polinomial.
Fungsi irrasional adalah fungsi yang memetakan himpunan bilangan real tak negatif kepada himpunan itu sendiri.
Fungsi Rasional
Fungsi rasional merupakan fungsi yang mempunyai bentuk umum
Fungsi Rasional
Dengan p dan d adalah polinomial dan d(x) ≠ 0. Domain dari V(x) merupakan seluruh bilangan real, kecuali pembuat nol dari d.
Adapun fungsi rasional yang paling sederhana, yakni fungsi y = 1/x dan fungsi y = 1/x².
Di mana keduanya mempunyai pembilang konstanta sertaa penyebut polinomial dengan satu suku. Dan kedua fungsi tersebut mempunyai domain semua bilangan real kecuali x ≠ 0.
Contoh
Berdasarkan gambar (b) di atas, pakailah notasi matematika guna:
Mendeskripsikan sifat dari ujung grafik di atas.
Mendeskripsikan apa yang berlangsung pada saat x mendekati nol.
Pembahasan
Pada saat x → –∞, g(x) → –2. Ketika x → ∞, y → –2.
Pada saat x → 0–, g(x) → ∞. Ketika x → 0+, y → ∞.
Dari contoh 2b di atas, maka dapat diketahi bahwasannya pada saat x mendekati nol, g akan berubah menjadi sangat besar serta semakin bertambah tidak terbatas.
Hal tersebut adalah indikasi dari sifat asimtot dalam arah vertikal.
Dan kemudian kita akan menyebut garis x = 0 adalah asimtot vertikal untuk g (x = 0 juga adalah asimtot vertikal untuk f). Secara umum,
Asimtot Vertikal
Diberikan sebuah konstanta h, garis x = h adalah asimtot vertikal untuk fungsi V apabila x mendekati h, V(x) akan bertambah atau berkurang tanpa batas: pada saat x → h+, V(x) → ±∞ atau pada saat x → h–, V(x) → ±∞.
Mengidentifikasi dari asimtot horizontal dan vertikal sangatlah bermanfaat.
Sebab grafik y = 1/x dan y = 1/x² bisa ditransformasi dengan menggesernya ke arah vertikal maupun gorizontal. Fungsi,
Assalamualaikum Bu ini Saya sudah, Sebelumnya maaf banget Bu kalau ada yang Saya buletin atau mengacak nomornya,Karena Saya mencari yang mudah terlebih dahulu🙏🙏🙏🙏Saya nulis caranya dibuku Bu Karena lebih mudah cara menulis dan menghitungnya
Maaf Jika banyak kekurangannya Bu🙏
Jawaban Dan caranya
Jawaban no 1-6
Jawaban no 7-10
Jawaban no 11-12
Nama: RAISYA ALIA YUSARIN/25
KELAS: X IPS2
Pertidaksamaan kuadrat adalah pernyataan matematika yang menghubungkan ekspresi kuadrat sebagai kurang dari atau lebih besar dari yang lain.
Contoh soal:
01. Gambarlah kedua pertidaksamaan kuadrat berikut ini dalam satu sistem koordinat Cartesius, kemudian tentukan daerah penyelesaiannya
y > x2 – 9
y ≤ –x2 + 6x – 8
Jawab
a. Gambar daerah penyelesaian pertidaksamaan y > x2 – 9
(1) Tititk potong dengan sumbu-X syarat y = 0
x2 – 9 = 0
(x + 3)(x – 3) = 0
x = –3 dan x = 3
Titik potongnya (–3, 0) dan (3, 0)
(2) Tititk potong dengan sumbu-Y syarat x = 0
y = x2 – 9
y = (0)2 – 9
y = –9
Titik potongnya (0, –9)
(3) Menentukan titik minimum fungsi y = x2 – 9
(Daerah yang diarsir adalah daerah penyelesaian)
(1) Tititk potong dengan sumbu-X syarat y = 0
–x2 + 6x – 8 = 0
x2 – 6x + 8 = 0
(x – 4)(x – 2) = 0
x = 4 dan x = 2
Titik potongnya (4, 0) dan (2, 0)
(2) Tititk potong dengan sumbu-Y syarat x = 0
y = –x2 + 6x – 8
y = –(0)2 + 6(0) – 8
y = –8
Titik potongnya (0, –8)
(3) Menentukan titik maksimum fungsi y = –x2 + 6x – 8
(Daerah yang diarsir adalah daerah penyelesaian)
Nama: Raisya Alia Yusarin/25
Kelas: X IPS2
Sistem Persamaan Kuadrat adalah sistem persamaan yang terdiri dari dua persamaan kuadrat. Sistem persamaan kuadrat bisa diselesaikan dengan menggunakan metode grafik atau metode substitusi.
y = ax2 + bx + c ……………. (bagian kuadrat pertama)
y = px2 + qx + r ……………. (bagian kuadrat kedua)
Contoh Soal :
Tentukan himpunan penyelesaian SPKK berikut dan gambarkan sketsa grafik tafsiran geometrinya.
y = x2
y = 2x2 – 3x
Jawab:
Subtitusikan bagian kuadrat yang pertama y = x2 ke bagian kuadrat yang kedua y = 2x2 – 3x sehingga diperoleh:
⇒ x2 = 2x2
⇒ 2x2 – x2 – 3x = 0
⇒ x2 – 3x = 0
⇒ x(x – 3) = 0
⇒ x = 0 atau x = 3
Selanjutnya, subtitusikan nilai x = 0 dan x = 3 ke bagian kuadrat yang pertama y = x2.
■ Untuk x = 0 diperoleh:
⇒ y = x2
⇒ y = (0)2
⇒ y = 0
■ Untuk x = 3 diperoleh:
⇒ y = x2
⇒ y = (3)2
⇒ y = 9
Dengan demikian, himpunan penyelesaian SPKK itu adalah {(0, 0), (3, 9)}. Anggota-anggota dari himpunan penyelesaian SPKK tersebut secara geometris dapat ditafsirkan sebagai koordinat titik potong antara parabola y = x2 dengan parabola y = 2x2 – 3x. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.
Nama: RAISYA ALIA YUSARIN/25
X IPS2
https://passinggrade.co.id/pertidaksamaan-linear-dua-variabel/
Sistem pertidaksamaan kuadrat dua variabel adalah sistem pertidaksamaan yang terbentuk dari dua atau lebih pertidaksamaan kuadrat dua variabel dengan variabel- variabel yang sama.
♦ Bentuk Pertidaksamaan
ax + by > c
ax + by < b
ax + by ≥ b
ak + by ≤ b
♦ Contoh kalimat dari pertidaksamaan
3x + 5y > 12
6x – 2y < 8
13x + 15y ≥ 24
15x + 8y ≤ 16
Contoh soal :
1) Himpunan penyelesaian dari |2x – 7| = 5 adalah …
A.{1}
B.{6}
C.{1, 6}
D.{-1}
E.{-1, 6}
Jawab :
|2x – 7| = 5
2x – 7 = 5 atau 2x – 7 = -5
2x = 12 atau 2x = 2
x = 6 atau x = 1
HP = {1, 6}
Jawaban C
Nama: Raisya Alia Yusarin(25)
Kelas: X IPS2
https://www.ruangsoal.id/2016/11/materi-lengkap-sistem-persamaan-linear_15.html?m=1
Bentuk umum sistem persamaan linear dan kuadrat dua variabel dengan variabel x dan y adalah
a. Subtitusikan y = ax+b ke y = px2 + qx + r sehingga berbentuk persamaan kuadrat
b. Tentukan akar-akar persamaan kuadrat yang terbentuk yakni x1 dan x2
c. Subtitusikan x1 dan x2 ke persamaan bentuk linear untuk mendapatkan y1 dan y2
d. Himpunan penyelesaiannya adalah {(x1,y1),(x2,y2)}
Himpunan penyelesaian antara persamaan bentuk linear dan bentuk kuadrat memiliki tiga kemungkinan, yakni:
Jika D>0, maka garis dan parabola berpotongan di dua titik yang merupakan himpunan penyelesaiannya
Jika D = 0, maka garis dan parabola berpotongan di satu titik yang merupakan himpunan penyelesaiannya
Jika D < 0, maka garis dan parabola tidak berpotongan sehingga tidak mempunya himpunan penyelesaian atau { }
Contoh Soal:
Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan
adalah
A. {(2,-1),(3,0)}
B. {(1,2),(3,0)}
C. {(-1,0),(2,3)}
D. {(2,3),(0,-1)}
E. {(0,3),(-1,2)}
Pembahasan:
Substitusikan y = x - 3 ke y = x2 - 4x + 3, diperoleh:
x - 3 = x2 - 4x + 3
<=> -x2 + 5x - 6 = 0
<=> x2 - 5x + 6 = 0
<=> (x - 3)(x - 2) = 0
<=> x1 = 3 atau x2 = 2
Untuk x1 = 3 maka y1 = 3 - 3 = 0
Untuk x2 = 2 maka y2 = 2 - 3 = -1
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(2,-1),(3,0)} ---> Jawaban: A
https://mardinata.com/pertidaksamaan-kuadrat-dua-variabel/
Pertidaksamaan linier dua variabel yaitu suatu pertidaksamaan yang memuat dua variabel dengan pangkat tertinggi satu. Penyelesaian dari pertidaksamaa linier dua variabel ini merupakan gambar daerah pada grafik Catesius (sumbu-XY) yang dibatasi oleh suatu garis linier.
Contoh Penjelasan Soal
3x + 4y ≤12
Langkah pertama yang harus anda kerjakan adalah melukis garis 3x + 4y = 12 dengan cara menghubungkan titik potong garis yang ada dengan sumbu X dan Sumbu Y.
Titik Potong garis yang ada pada sumbu X memiliki arti sebagai Y = 0, dan didapatkan x = 4. Dengan menggunakan ketentuan menjadi (4,0)
Lalu tarik titik potong garis dengan sumbu Y artinya jika X = 0, maka akan didapat hasil Y = 3. Dengan ketentuan menjadi (0,3)
Garis 3x + 4y = 12 bilangan ini yang nantinya akan membagi bidang kartesius menjadi dua bagian.
Untuk menentukan daerah mana sih yang nantinya akan di arsir untuk menentukan daerah himpunan penyelesaian? Maka akan dilakukan salah satu titik uji dari salah satu titik yang ada pada kartesius tersebut daerah lain.
Sebagai contoh disini kita mengambil titik daerah lainnya yaitu (0,0) agar mempermudah anda dalam pengerjaannya. Lalu dengan titik (0,0) tersebut akan diperoleh bilangan seperti ini:
3x + 4y ≤12
= 3 (0) + 4 (0) ≤ 12
= 0 + 0 ≤ 12
= 0 ≤ 12 ( Nol kurang dari sama dengan dua belas)
Sehingga diperoleh 0≤12 benar, yang berarti sangat memenuhi sebagai daerah penyelesaian (DP).
Nama: Raisya Alia Yusarin Kelas: XI IPS 1 Absen:29 REMEDIAL PAT MATEMATIKA